Minggu, 10 Januari 2016

The Power of Kepepet

Salam, fiaddict!!! apa kabar bro? hehehe. btw gue mau cerita tentang shubuh tadi, ceritanya gue ngikutin bokap nyokap ke masjid karena ada pengajian rutin. Mumpung lagi di rumah yaudah cusss aja. Ga kaya biasanya, tumben2an ada orang arab, bewokan, tinggi, putih dan biasa pake gamis2 gitu dehhh.

Setelah pengajian selesai, gue sama nyokap nungguin bokap gue di pelataran masjid. Biasanya sebelah bokap cuma ustadz yang ngajar aja, tp sekarang engga. Ternyata ada si orang arab itu. Bokap gue langsung deketin gua dan bilang, "fi, dia orang arab. Mau ngetest bahasa arab kamu ga? Coba ajak ngomong fi. Bapak mau denger juga bahasa arab kamu" BOOMMMMM kicep gua. Pucet.

Sastra arab sih, tp baru aja satu semester pakkkk ðŸ˜‚😂😂 tapi itu dia, namanya kepepet ya bermodal kosa kata yang cetek, gua awali dengan nanya siapa namanya *klasik abis* terus doi jawab namanya ahmad ezzat. Baru nama doang mah gue lancar ðŸ˜‚😂😂

Lanjuttt, gue tanya dia darimana. Dari saudi arab katanya. Terus gue tanya lg kan dia ngapain di sini. Terus kata dia, dia lg jadi pengajar di binus simpruk, dia jg lg nyusun thesis gitu. Alhamdulillah gua ngerti apa yg diomongin walaupun agak lemot ngartiinnya. Terus dia bilang di sini banyak yg bisa bahasa arab, dia senang. Terus bahasa arabnya fushoh jg. Padahal, dia jarang pake fushoh jd gak terbiasa gituuu. Ini gua ga nanya padahal wkwk._.v

Jadi, kesimpulannya dia sama2 lemot pas kita ngobrol wkwkwk. Lemotnya krn bahasa gua yg keyoshhh dan gua lemot wkwk. Bokap gue jg ga bantuin. Jadi yasudah terciptalah suara2 tawa dari yg nontonin kita ðŸ˜…😅😅
Sebenernya lumayan banyak sih yg dia tanyain ke gue jg. Tp ya seputar kuliah di sana, dll. Terus dia nanya, ada keinginan buat sekolah di sana gak? Gue jawab aja iya biar cepet wkwk. Terus gua bilang gua punya teman lg belajar di sana. Terus dia malah minta contact teman gue, bukan gue. Sedih awak wkwk. 

Ya begitulah kejadian gue yang akhirnya karena kepepet gue harus berbahasa arab. Tapi gue ngerasa emg ngalir gitu aja sih pas gue dihadapkan pada hal yg kaya gitu. Bahasa arab gue jadi fluently aja gitu keluar dari mulut gue. Ga peduli lah salah atau engga. Walaupun deg2an banget tcoyyy. Wkwk. Gue ga nyaranin kalian buat selalu di keadaan mendesak baru keluar ide2 briliantnya. Tp kalau gue, kadang emang otak gue selalu jalan lancar pas lagi di keadaan terdesak gitu wkwk.

Btw, selamat liburan buat yang udah liburrr. semoga produktif yaaaa. ga cuma tidur doang wkwkwk. semoga sukses juga buat yang lagi uas, semoga dimudahkan!!



Wassalam,
Jakarta
Ruhma Hafia

Rabu, 16 Desember 2015

Maafkan Aku, Aku.

Maafkan aku ya, yang terkadang tidak bisa mengontrol emosi-emosi yang sedang menguasaimu.

Maafkan aku, yang tidak bisa selalu memberikan hak-hakmu ketika sangat membutuhkannya.

Maafkan aku yang selalu lebih memikirkan keegoisanku daripada dirimu.

Maafkan aku yang lalai menjadikanmu pribadi yang kuat dan terhormat.

Maafkan aku yang kurang mengisi otakmu dengan ilmu-ilmu yang seharusnya aku raih.

Maafkan aku sering membuang kesempatan baik yg seharusnya bisa ku gunakan untuk mencapai target-targetmu.

Maafkan aku yang masih sering lalai akan waktu yang telah disediakan 24 jam setiap harinya.

Selama ini kau jarang merasakan apa yang dirasakan orang-orang diluar sana, aku tahu kau iri. Aku tahu. Tapi, hey.. Kita ini tim, kita masih bisa membuat dunia kita sendiri. Jangan cemas kau berbeda dengan mereka, jangan cemas kau tidak.. Yeaaah, tidak se-”normal” mereka di dunia fana ini. Kau berbeda, kau punya duniamu sendiri. Kau adalah aku, kita berjuang di dunia ini berdua sampai ke surga nanti.

Dan hari ini, kau mulai berkurang usiamu. Aku berjanji akan membuatmu menjadi pribadi seorang muslimah yang kuat, bijak serta terhormat. Maafkan aku sering melalaikanmu, padahal di umur yang seperti ini seharusnya kau sudah bisa menjadi panji-panji agama Islam, memerdekakan Indonesia yg sesungguhnya, membahagiakan orang tua, bermanfaat untuksemua manusia.. Tapi aku lalai, aku terlalu memanjakanmu, maafkan.

Jadilah kuat, jadilah bijak, hadapi tantangan ini. Berjalan beriringan menuju surga-Nya Allah.

Maafkan Aku, Aku.




Jatinangor, 16 Desember 2015
Ruhma Hafia

Hujan dan Rindu

Dalam rintiknya ia menyimpan berjuta kenangan
Aku merasakan hujan bukan sebatas ia datang setelah kemarau panjang
Jika kamu memaknai hujan hanya sebatas hujan
Maka aku tidak.
Aku bisa memaknainya lebih daripada itu
Andai saja kenangan itu tak ku lewati di bawah rintik hujan
Mungkin hujan tak se-spesial ini


Hujan, turunlah
Begitu aku pinta kepada-Nya
Bukan... bukan karena kemarau panjang
Aku meminta hujan karena rindu ini telah lama kupendam dan membuncah
Sedangkan belum seorangpun yang bisa mengobati kerinduanku. Hahahaha
Karena nyatanya, kita hanyalah sepasang tatap tanpa temu
Kita sepasang insan yang saling rindu, namun mulut ini kelu kaku


Biarlah, bulir-bulir doa yang naik ke arsy menjadi usaha dari harapanku
Karena kata orang...
Puncak kerinduan seseorang adalah ketika tidak saling sapa di dunia maya maupun di dunia nyata, namun saling mendoakan di setiap sujud panjang. hmmm akan ku lakukan :)



edisi ga rindu tapi maksa buat melanjutkan draft yang ada hmmmm.


Wassalam,
Jatinangor, 16 Desember 2015
Ruhma Hafia

Sabtu, 14 November 2015

Tak Semua Anugerah Berbentuk Keni'matan

Salam!!!!!
huaaaa ya ampun lama banget gue ga nulis di sini. banyak alasan yang membuat gue jarang posting di blog gue ini. kangen gak sama gueee? hahahayyy. salah satu alasannya adalah........ hidup gue di pelosok, pedalaman halah ga tau lagi lah gue di tempat gue jarang banget sinyal bagus hufff sedih.

btw, sering ga sih berfikir bahwa apa yang kita kerjain udah beres? padahal belum. sering juga ga sih udah merencanakan sesuatu sudah dengan sematang-matangnya, eh meleset.

well, kadang kita seperti bertemu kemenangan, padahal belum nampak garis finishnya. kadang kita menyangka, rencana berjalan akan sangat sesuai. namun tiba-tiba ada kejadian lain yang tidak disangka-sangka. Maka, memang rencana Allah jualah yang berjaya.

tapi tenang kawan, segala puji memang hanya untuk Allah. hanya orang-orang beriman saja yang dapat merasakan Allah saat itu. di saat-saat seperti itulah terkadang kita lepas dan lupa bahwa Allah yang paling mengetahui apa saja yang terbaik untuk kita.

karena ga semua anugerah datang berbentuk sebuah keni'matan. tapi ada kalanya Allah memberikannya dengan cara yang tak terduga-duga.tergantung nanti, kita yang melewatinya dengan cara orang-orang beriman, atau dengan hawa nafsunya.

maha suci Allah, yang membolak-balikan hati manusia......


wassalam,
Jatinangor
Ruhma Hafia

Sabtu, 29 Agustus 2015

Singkat Cerita



Assalamu'alaikum. Salam, fiaddict!!! 
Aku kembaliii yeayyy... pada kangen gak sama gue? lol.
Judulnya aneh banget ga sih? wkwk. gue kebingungan mencari judul abisnya haha.
gimana kabar? sehat lah yaaa... alhamdulillah gue juga sehat, masih makan nasi 3 kali sehari, bukan makan kontramag (re:lawan dari kontra yaitu pro**g) ceritanya ga boleh branding hahaha. iya ceritanya kan gue anak kostan gituuu yang identik dengan kelaparan wkwk. 


Ngomong2 tentang kostan, sekarang gue udah jadi anak kostan nih, pergi merantau untuk menuntut ilmu tsahhh. yaaa emang ga jauh2 amat sih belum sampe Cairo, tp kayanya sih bakalan dikit lagi ke sana. aamiin (please aamiinin). huehehe. Cerita menjdi anak kostan mungkin nanti akan gue posting lg deh. 

Yeahhh Alhamdulillah gue udah keterima di Universitas Padjajaran. Kampus yang sama sekali ga pernah ada di bayangan gue sama sekali. Yaaa emang sih gue pilih ini kampus di SBMPTN tapi ga ada prediksi sama sekali bisa ada di sini. Karena dari dulu emang ibu gue ga pernah ngebolehin gue kuliah di daerah Bandung. Dulu, sebelum gue ada di Jatinangor ini dan belum kenal daerah ini yaaa gue mengira kalau emang UNPAD adanya di Bandung. Mungkin banyak juga orang yang mengiranya kaya gitu. Padahal mah jauh coyyy. Jauh banget dari Bandung. Jadi, yaaa buat kalian yang masih mengira UNPAD ada di Bandung, kalian salah besar. Ekspektasi kalian salah kalau ngebayangin UNPAD ada di Bandung... yaaa kaya gue gini hahahaha. Alhamdulillahnya lagi, gue keterima memang di jurusan yang gue inginkan. Yesss, Sastra Arab.

Panjang banget ceritanya kenapa akhirnya gue bisa sampai di Universitas Padjajaran (UNPAD). Dan dari kejadian ini, gue ngambil sebuah hikmah dan mengalami sendiri sebuah hadits nabi yang bersabda bahwa "Ridhonya Allah ada di ridho orang tua, dan murkanya Allah ada di murkanya orang tua" (HR. Tarmidzi). Jadi, belajar dari kegagalan gue di SNMPTN, akhirnya pas di SBMPTN gue benar2 mempertimbangkan akan memilih dimana gue nantinya. Ketika lagi diskusi, gue menyimpulkan UNPAD itu peluangnya agak besar juga dibandingkan U dan I (ga mau nyebutin, kitati wkwkwk). Akhirnya, izin ke ibu sama bapak "Bu, boleh ga pilih UNPAD blablabla (gue jelasin karena peluangnya lumayan besar)" terus ibu juga mikir gitu, tanpa disangka-sangka ibu ngebolehin. Padahal mahhh dulu gue bener2 ga boleh deh pokoknya klo di UNPAD (karena masih berfikir UNPAD adanya di Bandung). Untuk meyakinkan, gue tanya lagi "ibu beneran ikhlas fia milih UNPAD nih?" terus ibu jawab "Iyaaa, ikhlas". Dan dari situlah mungkin Allah mendengar ikhlasnya dan ridhonya seorang ibu.

Dan.. baru sore hari ini  gue lagi membuka buku catatan harian gue, yoihhh... Iseng-iseng, gue buka dari pertama dan ga sengaja ngebaca tulisan ini. Gue nulis ini kalau ga salah ketika titik baliknya seorang Ruhma Hafia untuk memulai masa semester 2 di kelas 12. Untuk memotivasi diri gue sendiri maka, gue tuliskan syair itu, oh iya gue mengutip kata2nya dari gontor TV. Coba cari, gue lupa apa nama videonya. Pada akhir tulisan gue menulis "Sastra Arab-Univ.Indonesia" wuhuuu saking kepengennya gue masuk UI. hahaha. Tapi ternyata Allah memilihkan UNPAD sebagai tempat belajar gue. Gue yakin Allah punya rahasia besar dibalik ini. Entah kejutan-kejutan apa yang akan gue terima nantinya di UNPAD. Wallahu ya'lam, wa antum la ta'lamun (QS. Al-Baqarah:216)



Pada akhirnya, semua harapan dan doa dihaturkan kembali kepada ilahi, agar semuanya dimudahkan dilancarkan untuk belajar di sini. Belajar tentang kehidupan, pelajaran, dll.

رَبِّ Ø£َدْØ®ِÙ„ْÙ†ِÙŠ Ù…ُدْØ®َÙ„َ صِدْÙ‚ٍ ÙˆَØ£َØ®ْرِجْÙ†ِÙŠ Ù…ُØ®ْرَجَ صِدْÙ‚ٍ ÙˆَاجْعَÙ„ْ Ù„ِÙŠ Ù…ِÙ†ْ Ù„َدُÙ†ْÙƒَ سُÙ„ْØ·َانًا Ù†َصِيرًا...
"Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong" (QS. Al-Isra:80)


Wassalam, Salam Fiaddict!!!
Jatinangor
Ruhma Hafia