Salam!!!!!
haloooo
haiiii
ada yang kangen gue gaaaa?
fiaddict mungkin?
behhhh udah lama banget gue ga nongol di blog, sumpah kangen bangettttssss sama kalian selaku fans-fans gue. HALAH.
btw, gue ga cuma di blog yang jarang nongol, tp kalian menghubungi gue ke line atau whatsapp pun juga gue jarang nongol. YAP! gue menghilang dari segala media sosial gue. HAHAHAHA. tapiiii, hilangnya gue bukan karena sengaja, bukan karena ingin dicari-cari juga (emang ada yang nyari lu apa fi?), biar gue klarifikasi kepada kalian semua, teman-teman, sahabat-sahabat, saudara-saudara sekalian, serta para fans-fansku tercinta....
bahwa yang bertanda tangan di bawah ini:
nama : Ruhma Hafia
tempat, tanggal lahir: Jakarta, 14 Desember 1996 (kalian harus ingat guysss!!!)
menghilangnya gue dari peradaban media sosial bukan karena:
1. lari dari segala macam tanggung jawab (entah itu kepanitiaan, amanat, atau apapun itu)
2. memutuskan silaturahmi
3. apalagi pengen dicari. huehehehehehe
tapi, menghilangnya gue adalah karena suatu hal. kebetulan HP gue yang belum anniv setahun itu mengalami musibah... hiksss sedih, tapi yaaa apa daya, takdir kali yaaa huhuhuhu. HP w rusak...
Q: terus kenapa ga pake hp lain sih fi?
A: gue pake HP blackber** punya nyokap kokkkk
Q: lohhh terus kenapa ga pernah muncul di line atau whatsapp?
A: perlu kalian ketahui, line di hp itu ga bisa berfungsi maksimal, dikarenakan sinyal di Jatinangor sangat amat menyedihkan. kadang gue bisa bales dengan cepat, tp nerima ga secepat itu, kadang bisa sehari setelah itu, atau ga yaaa lemot lah intinyaaa.
Q: kalau whatsapp?
A: yaaa sama aja gituuuu, cuma gue emang sering buka whatsapp, karena nyokap gue keseringan lewat whatsapp, dan nyokap sering whatsapp, terus yaudah gue balesnya tetep.... lewat sms wkwkwk\
Q: kenapa ga buka line di laptop sihhhh?
A: hehehehe..... modem gue rusak gaissss. gue mau beli belom kepepet karena tugas gue banyakan tulis tangan dan belum banyak yang menggunakan internet dan laptop huehehehe. lagipula... yaaa tetep ajaaa, susah2 juga sinyal di kostan gue tuhhh hufffttt sedihlah pokoknya
Q: ini kok bisa nge-blog?
A: yaiyalahhhh gue lagi di JAKARTA lohhhh (pengumuman!!! siapa tau ada yang kangen gituuu)
Q: terus kalau mau hubungin lu lewat apa fi?
A: lewat Pos Indonesia, gue sekarang surat-suratan soalnya. HA. kentang yak lawakan gua wkwkwk. lewat sms aja yaaa, atau ga telpon, atau mendingan lewat whatsapp, ga terlalu lemot gitu sihhh. klo line tuh bener2 lemot gituuu klo gue ga on di laptop
intinya, line gue tuh jarang bangettt digunain deh pokoknya. dan line gue emang juga baru 2 minggu ini aktif lagi deh kayanya. pokoknya bulan februari itu kalau ga salah emang gue ga on sama sekali di line. kalaupun gue balesnya cepet, itu lagi suatu keajaiban banget guysss. entah itu whatsapp atau line.
udah ahhh. sekian klarifikasi dari gue. kalau kangen, yaaaa sms aja atau ga telpon. (ANJAY. gua berasa kaya orang dulu banget wkwkwk)
semoga kalian mengerti yakkk guys kalau ngerepon kalian lama di line, whatsapp, hangouts, instagram, path, gmail atau apapun ituuu.
wassalam.
Ruhma Hafia
Hidup berakhir saat kamu berhenti bermimpi. Harapan Hilang saat kamu berhenti percaya. Allahu ma'ii, Allah nazhirii, Allah syahidii
Jumat, 25 Maret 2016
Minggu, 10 Januari 2016
The Power of Kepepet
Salam, fiaddict!!! apa kabar bro? hehehe. btw gue mau cerita tentang shubuh tadi, ceritanya gue ngikutin bokap nyokap ke masjid karena ada pengajian rutin. Mumpung lagi di rumah yaudah cusss aja. Ga kaya biasanya, tumben2an ada orang arab, bewokan, tinggi, putih dan biasa pake gamis2 gitu dehhh.
Setelah pengajian selesai, gue sama nyokap nungguin bokap gue di pelataran masjid. Biasanya sebelah bokap cuma ustadz yang ngajar aja, tp sekarang engga. Ternyata ada si orang arab itu. Bokap gue langsung deketin gua dan bilang, "fi, dia orang arab. Mau ngetest bahasa arab kamu ga? Coba ajak ngomong fi. Bapak mau denger juga bahasa arab kamu" BOOMMMMM kicep gua. Pucet.
Sastra arab sih, tp baru aja satu semester pakkkk 

tapi itu dia, namanya kepepet ya bermodal kosa kata yang cetek, gua awali dengan nanya siapa namanya *klasik abis* terus doi jawab namanya ahmad ezzat. Baru nama doang mah gue lancar 


Lanjuttt, gue tanya dia darimana. Dari saudi arab katanya. Terus gue tanya lg kan dia ngapain di sini. Terus kata dia, dia lg jadi pengajar di binus simpruk, dia jg lg nyusun thesis gitu. Alhamdulillah gua ngerti apa yg diomongin walaupun agak lemot ngartiinnya. Terus dia bilang di sini banyak yg bisa bahasa arab, dia senang. Terus bahasa arabnya fushoh jg. Padahal, dia jarang pake fushoh jd gak terbiasa gituuu. Ini gua ga nanya padahal wkwk._.v
Jadi, kesimpulannya dia sama2 lemot pas kita ngobrol wkwkwk. Lemotnya krn bahasa gua yg keyoshhh dan gua lemot wkwk. Bokap gue jg ga bantuin. Jadi yasudah terciptalah suara2 tawa dari yg nontonin kita 


Sebenernya lumayan banyak sih yg dia tanyain ke gue jg. Tp ya seputar kuliah di sana, dll. Terus dia nanya, ada keinginan buat sekolah di sana gak? Gue jawab aja iya biar cepet wkwk. Terus gua bilang gua punya teman lg belajar di sana. Terus dia malah minta contact teman gue, bukan gue. Sedih awak wkwk.
Ya begitulah kejadian gue yang akhirnya karena kepepet gue harus berbahasa arab. Tapi gue ngerasa emg ngalir gitu aja sih pas gue dihadapkan pada hal yg kaya gitu. Bahasa arab gue jadi fluently aja gitu keluar dari mulut gue. Ga peduli lah salah atau engga. Walaupun deg2an banget tcoyyy. Wkwk. Gue ga nyaranin kalian buat selalu di keadaan mendesak baru keluar ide2 briliantnya. Tp kalau gue, kadang emang otak gue selalu jalan lancar pas lagi di keadaan terdesak gitu wkwk.
Btw, selamat liburan buat yang udah liburrr. semoga produktif yaaaa. ga cuma tidur doang wkwkwk. semoga sukses juga buat yang lagi uas, semoga dimudahkan!!
Wassalam,
Jakarta
Ruhma Hafia
Rabu, 16 Desember 2015
Maafkan Aku, Aku.
Maafkan aku ya, yang terkadang tidak bisa mengontrol emosi-emosi yang sedang menguasaimu.
Maafkan aku, yang tidak bisa selalu memberikan hak-hakmu ketika sangat membutuhkannya.
Maafkan aku yang selalu lebih memikirkan keegoisanku daripada dirimu.
Maafkan aku yang lalai menjadikanmu pribadi yang kuat dan terhormat.
Maafkan aku yang kurang mengisi otakmu dengan ilmu-ilmu yang seharusnya aku raih.
Maafkan aku sering membuang kesempatan baik yg seharusnya bisa ku gunakan untuk mencapai target-targetmu.
Maafkan aku yang masih sering lalai akan waktu yang telah disediakan 24 jam setiap harinya.
Selama ini kau jarang merasakan apa yang dirasakan orang-orang diluar sana, aku tahu kau iri. Aku tahu. Tapi, hey.. Kita ini tim, kita masih bisa membuat dunia kita sendiri. Jangan cemas kau berbeda dengan mereka, jangan cemas kau tidak.. Yeaaah, tidak se-”normal” mereka di dunia fana ini. Kau berbeda, kau punya duniamu sendiri. Kau adalah aku, kita berjuang di dunia ini berdua sampai ke surga nanti.
Dan hari ini, kau mulai berkurang usiamu. Aku berjanji akan membuatmu menjadi pribadi seorang muslimah yang kuat, bijak serta terhormat. Maafkan aku sering melalaikanmu, padahal di umur yang seperti ini seharusnya kau sudah bisa menjadi panji-panji agama Islam, memerdekakan Indonesia yg sesungguhnya, membahagiakan orang tua, bermanfaat untuksemua manusia.. Tapi aku lalai, aku terlalu memanjakanmu, maafkan.
Jadilah kuat, jadilah bijak, hadapi tantangan ini. Berjalan beriringan menuju surga-Nya Allah.
Maafkan Aku, Aku.
Jatinangor, 16 Desember 2015
Ruhma Hafia
Maafkan aku, yang tidak bisa selalu memberikan hak-hakmu ketika sangat membutuhkannya.
Maafkan aku yang selalu lebih memikirkan keegoisanku daripada dirimu.
Maafkan aku yang lalai menjadikanmu pribadi yang kuat dan terhormat.
Maafkan aku yang kurang mengisi otakmu dengan ilmu-ilmu yang seharusnya aku raih.
Maafkan aku sering membuang kesempatan baik yg seharusnya bisa ku gunakan untuk mencapai target-targetmu.
Maafkan aku yang masih sering lalai akan waktu yang telah disediakan 24 jam setiap harinya.
Selama ini kau jarang merasakan apa yang dirasakan orang-orang diluar sana, aku tahu kau iri. Aku tahu. Tapi, hey.. Kita ini tim, kita masih bisa membuat dunia kita sendiri. Jangan cemas kau berbeda dengan mereka, jangan cemas kau tidak.. Yeaaah, tidak se-”normal” mereka di dunia fana ini. Kau berbeda, kau punya duniamu sendiri. Kau adalah aku, kita berjuang di dunia ini berdua sampai ke surga nanti.
Dan hari ini, kau mulai berkurang usiamu. Aku berjanji akan membuatmu menjadi pribadi seorang muslimah yang kuat, bijak serta terhormat. Maafkan aku sering melalaikanmu, padahal di umur yang seperti ini seharusnya kau sudah bisa menjadi panji-panji agama Islam, memerdekakan Indonesia yg sesungguhnya, membahagiakan orang tua, bermanfaat untuksemua manusia.. Tapi aku lalai, aku terlalu memanjakanmu, maafkan.
Jadilah kuat, jadilah bijak, hadapi tantangan ini. Berjalan beriringan menuju surga-Nya Allah.
Maafkan Aku, Aku.
Jatinangor, 16 Desember 2015
Ruhma Hafia
Hujan dan Rindu
Dalam rintiknya ia menyimpan berjuta kenangan
Aku merasakan hujan bukan sebatas ia datang setelah kemarau panjang
Jika kamu memaknai hujan hanya sebatas hujan
Maka aku tidak.
Aku bisa memaknainya lebih daripada itu
Andai saja kenangan itu tak ku lewati di bawah rintik hujan
Mungkin hujan tak se-spesial ini
Hujan, turunlah
Begitu aku pinta kepada-Nya
Bukan... bukan karena kemarau panjang
Aku meminta hujan karena rindu ini telah lama kupendam dan membuncah
Sedangkan belum seorangpun yang bisa mengobati kerinduanku. Hahahaha
Karena nyatanya, kita hanyalah sepasang tatap tanpa temu
Kita sepasang insan yang saling rindu, namun mulut ini kelu kaku
Biarlah, bulir-bulir doa yang naik ke arsy menjadi usaha dari harapanku
Karena kata orang...
Puncak kerinduan seseorang adalah ketika tidak saling sapa di dunia maya maupun di dunia nyata, namun saling mendoakan di setiap sujud panjang. hmmm akan ku lakukan :)
edisi ga rindu tapi maksa buat melanjutkan draft yang ada hmmmm.
Wassalam,
Jatinangor, 16 Desember 2015
Ruhma Hafia
Aku merasakan hujan bukan sebatas ia datang setelah kemarau panjang
Jika kamu memaknai hujan hanya sebatas hujan
Maka aku tidak.
Aku bisa memaknainya lebih daripada itu
Andai saja kenangan itu tak ku lewati di bawah rintik hujan
Mungkin hujan tak se-spesial ini
Hujan, turunlah
Begitu aku pinta kepada-Nya
Bukan... bukan karena kemarau panjang
Aku meminta hujan karena rindu ini telah lama kupendam dan membuncah
Sedangkan belum seorangpun yang bisa mengobati kerinduanku. Hahahaha
Karena nyatanya, kita hanyalah sepasang tatap tanpa temu
Kita sepasang insan yang saling rindu, namun mulut ini kelu kaku
Biarlah, bulir-bulir doa yang naik ke arsy menjadi usaha dari harapanku
Karena kata orang...
Puncak kerinduan seseorang adalah ketika tidak saling sapa di dunia maya maupun di dunia nyata, namun saling mendoakan di setiap sujud panjang. hmmm akan ku lakukan :)
edisi ga rindu tapi maksa buat melanjutkan draft yang ada hmmmm.
Wassalam,
Jatinangor, 16 Desember 2015
Ruhma Hafia
Sabtu, 14 November 2015
Tak Semua Anugerah Berbentuk Keni'matan
Salam!!!!!
huaaaa ya ampun lama banget gue ga nulis di sini. banyak alasan yang membuat gue jarang posting di blog gue ini. kangen gak sama gueee? hahahayyy. salah satu alasannya adalah........ hidup gue di pelosok, pedalaman halah ga tau lagi lah gue di tempat gue jarang banget sinyal bagus hufff sedih.
btw, sering ga sih berfikir bahwa apa yang kita kerjain udah beres? padahal belum. sering juga ga sih udah merencanakan sesuatu sudah dengan sematang-matangnya, eh meleset.
well, kadang kita seperti bertemu kemenangan, padahal belum nampak garis finishnya. kadang kita menyangka, rencana berjalan akan sangat sesuai. namun tiba-tiba ada kejadian lain yang tidak disangka-sangka. Maka, memang rencana Allah jualah yang berjaya.
tapi tenang kawan, segala puji memang hanya untuk Allah. hanya orang-orang beriman saja yang dapat merasakan Allah saat itu. di saat-saat seperti itulah terkadang kita lepas dan lupa bahwa Allah yang paling mengetahui apa saja yang terbaik untuk kita.
karena ga semua anugerah datang berbentuk sebuah keni'matan. tapi ada kalanya Allah memberikannya dengan cara yang tak terduga-duga.tergantung nanti, kita yang melewatinya dengan cara orang-orang beriman, atau dengan hawa nafsunya.
maha suci Allah, yang membolak-balikan hati manusia......
wassalam,
Jatinangor
Ruhma Hafia
huaaaa ya ampun lama banget gue ga nulis di sini. banyak alasan yang membuat gue jarang posting di blog gue ini. kangen gak sama gueee? hahahayyy. salah satu alasannya adalah........ hidup gue di pelosok, pedalaman halah ga tau lagi lah gue di tempat gue jarang banget sinyal bagus hufff sedih.
btw, sering ga sih berfikir bahwa apa yang kita kerjain udah beres? padahal belum. sering juga ga sih udah merencanakan sesuatu sudah dengan sematang-matangnya, eh meleset.
well, kadang kita seperti bertemu kemenangan, padahal belum nampak garis finishnya. kadang kita menyangka, rencana berjalan akan sangat sesuai. namun tiba-tiba ada kejadian lain yang tidak disangka-sangka. Maka, memang rencana Allah jualah yang berjaya.
tapi tenang kawan, segala puji memang hanya untuk Allah. hanya orang-orang beriman saja yang dapat merasakan Allah saat itu. di saat-saat seperti itulah terkadang kita lepas dan lupa bahwa Allah yang paling mengetahui apa saja yang terbaik untuk kita.
karena ga semua anugerah datang berbentuk sebuah keni'matan. tapi ada kalanya Allah memberikannya dengan cara yang tak terduga-duga.tergantung nanti, kita yang melewatinya dengan cara orang-orang beriman, atau dengan hawa nafsunya.
maha suci Allah, yang membolak-balikan hati manusia......
wassalam,
Jatinangor
Ruhma Hafia
Langganan:
Postingan (Atom)